Kebahagiaanmu tidak harus disebarkan di sosial media. Entah itu hanya foto travelingmu, foto makananmu, foto barang brandedmu, atau foto kebersamaan dengan sahabatmu maupun pasanganmu.
.
Mungkin memang benar niatmu baik, dan bagaimana reaksi serta pendapat orang lain itu memang bukan urusanmu. Jika ada yang baper, iri, su'udzon atau berghibah itu adalah urusan mereka.
.
Tapi alangkah lebih baiknya lagi jika engkau juga punya niatan untuk menjaga perasaan saudaramu.
.
Jaga perasaan saudaramu yang mungkin tidak bisa bertraveling seperti dirimu, tidak bisa berkuliner ria seperti dirimu, tidak bisa membeli barang-barang bermerek seperti dirimu, tidak mempunyai sahabat seperti sahabatmu, atau tidak mempunyai pasangan seperti pasanganmu.
.
Jika engkau bahagia, saudaramu juga berhak untuk bahagia. Jangan sampai mereka jadi mahluk yang kufur sebab foto-fotomu bisa menjadikan mereka kurang bersyukur.
.
Bukankah itu indah? Dengan berhenti menguplop foto-foto kehidupan sosialmu, itu sama halnya engkau mencegah saudaramu baper, iri, su'udzon, dan berghibah? Saudaramu tidak berdosa, engkau pun tidak menjadi tersebabnya dosa. Saudaramu selamat, engkau pun selamat.
.
Mari merenung bersama... 😐😐
.
.
Pengingat diri sendiri___
📝 @atik.art58 || Ummu Al-Fatih
Artikel Terkait

No comments:
Post a Comment